http://www.google.com/fonts/#UsePlace:use/Collection:Bad+Script BAIT HATI: February 2014

Wednesday, 26 February 2014

Aku ditinggal sepi.



Kemarin masih kurasa dia tak bersuara.
Mencandaku dengan telisiknya.
Memelukku pada senyapnya
Mangajaku pada dialogue diamku

Hari ini semuanya terhapus sudah
Tanpa sedikitpun meninggalkan jejak.
Sepi...
Kemana kau pergi?
 
 
gambar : http://stat.ks.kidsklik.com/statics/files/2011/08/13130374861875094747.jpg

Lewat Cahaya

Purnama, dalam balutan rindumu engkau hadirkan pesona yang menantang. 
Kegagaghan samudra pun bergejolak, tak kuasa menahan rindu bertemu. 
Berbagi rasa tentang dalamnya samudra, berbagi gairah dalam pesona langit yang tak bertepi. 
Walau bertemu lewat cahaya, namun cukup mewujud menjadi makna
gambar : http://kafeastronomi.com/wp-content/uploads/2013/04/partialeclipse_riza_big.jpg

Biar aku seperti adanya.


Maafkan aku gelap.
Aku tidak mengenal kamu lagi
Aku tidak menemukan warna hitam didirimu
Ntahlah..
Aku hanya melihat sinar di warnamu
Bukan warna putih
Merah, kuning ataupu jingga
Warna-warna itu tak menandinggi
Setiap terang yang kudapatkan darimu.
Maafkan aku gelap
Aku tak bisa merasa asing dengan terang didirimu
Aku menemukan pelukan hangat diantara lembabnya dirimu
Aku merasakan riang dari warna dirimu
Maafkan aku gelap.
Aku ingin lagi tahu dirimu
Biar aku seperti adanya.
 
gambar : http://sohoque.com/wp-content/uploads/2013/09/berbisnes-biarlah-jelas-Small.jpg

Haruskah Terhapus

Kenangan tidak semestinya dikesampingkan. Dia adalah kita di masa lalu. mungkin kita sering terhanyut ke dalamnya,lalu berusaha menepiskannya. Namun dia tak akan pernah diganti,dihapus atau dihilangkan dari torehan waktu yang terbentuk. Masa lalu adalah kenangan, tempat yang subur dimana kita pernah semaikan harapan walau terlupakan terlelap karena kita hari ini. Harusnya kenangan itu menjadi pupuk yang baik untuk menyemaikan harapan di hari ini dan selanjutnya, bukan sebaliknya... back to "0"
 
 
 
 
 
gambar : https://blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEgAZ5GWGnPpR_VK_lXOTfAiXrfM6csR2tSyOXby7OcB4exOLxrIpsc-LcPU95bGlONdETJ-UfPq76BbdCdE6Oou_Q8g5PYOcF1U1RWwg9As5aztvQcje4B-xBJoD-_rR48lymkNzJtmHw0/s1600/kenangan-dan-masa-lalu.jpg

Itu karena

Suatu hari sahabatku bertanya, “kenapa kamu tidak resah dengan kenyataan seperti yang terjadi sekarang?”. Aku jawab “aku hanya punya satu pemikiran dalam hidup untuk hal itu, aku berniat baik, dan jika kenyataan juga berniat baik pasti aka nada titik temunya, namun jika ada ketidak singkronan dalam niat dan perbuatan tentang kebaikan, lebih baik tidak usah ada saling terkait antara aku dan kenyataan. Karena pasti selalu ada kebaikan bagi mereka yang mau melihat sisi baiknya.


gambar :  https://blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEjUvL4HoSF-OtgEZh_b0QwKc7lEK5tKc3JctnetNzcSIaVENdLpulMcIr1s64M-Z96O4Sw3trK2bfIRSxZ_GdLrNfX_0z-xAphyo1Hlz2QA-4NaNZ5ejJRnkZKJhaUx_oaULFvVy7xzqe15/s1600/cahaya1.jpg

Monday, 24 February 2014

Perjalanan

 
Ketika perjalanan sudah tertoreh lama, terjal berliku, lurus berkelok kita sering terhanyut betapa jalan selama ini sering mengikis niat awal kita melakukan sesuatu.. Ada baiknya mengingat kembali keinginan awal, niat tulus dan murni yang dulu terpatri. Barangkali itu dapat kembali menjernihkan perjalanan yang sering tak terkendali.
 
 
 
gambar : http://haritsaja.files.wordpress.com/2011/12/ikhlas.jpg

Ikhlas

"kita tidak bisa menyegerakan, bahkan menunda sekalipun,, kita hanya bisa menjalaninnya, menikmatinya dan tentunya selalu bersyukur atas apa yang kita peroleh dalam hidup ini. Berserah tidak untuk menyerah"
 
 
gambar :http://www.anneahira.com/images_wp/quantum-ikhlas.jpg

Monday, 17 February 2014

Tak Bisa Disentuh

 
Jadi bayang-bayang itu terikat cahaya, 
Dia ada seiring sinar yang menerangi, 
Dia hilang seiring redupnya cahaya. 
Jadi bayang-bayang itu selalu tampak nyata, 
terlihat ada namun tak bisa di sentuh..
 
gambar : http://stat.ks.kidsklik.com/statics/files/2013/05/1367400659130392072.jpg

Walau tak boleh jadi kenangan.


Walau tak berpelangi, senja tetaplah berwarna. Indahnya meluruhkan setiap gerimis yang ada. Bukan tampa irama,
Semua berjalan harmoni tanpa perlu nada sekalipun.
Selalu terekam dalam pusaran waktu
Walau tak boleh jadi kenangan.









gambar :https://blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEhpObmxaDm9gpVN6gcVXa2CjtLb5mVk8nHBDuhUV5kwiUrG_uOBIzhhJa3g6paeQpx1grXdkpe0TMgoQ7Ny8y8CNffc4sujdk9Kdn3avmr3ptnvzPhsGHwF26B6BcLq3dEwAjlQYYqAq9gZ/s1600/rain-drop.jpg

Sekantong Kata

Aku tidak bisa menulis puisi hari ini
Stock kataku tinggal yang ada
Cadangan kalimat hampir sirna
sekantong kata yang kubawa semalam jatuh tak sengaja.

Saat aku berjalan disana
Terjerembab lubang mengangga.
Walau erat tangan mendekap
Lepas kantong kata yang kubawa

Susah payah ku kais kata
Memilih sisa yang terbaca
Kusiram air agar terbaca
Namun sedikit yang tersisa.
Kucoba rangkai namun tak bisa.

Aku tidak bisa menulis puisi hari ini
Kata yang ada tinggalah tiga
Sulit dirangkai menjadi indah
Apalagi mengurai makna.
 
gambar : https://blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEjg6tvP7VF4PTsNt-TXuODGThnoql-ng13dGp7OMTuCxSQwNEzN6w5j4gniPQR08kwHOE9UZiAT00hn_4Fb0jZtx93NbNIjMtRrzZg2sMZwC8pLtR0uZc67gcYagsJN0ROQwgEVnLkrStUV/s320/sepi.bmp

Ntahlah.


Kali lini lawan tangguhku adalah aku.
Aku berhadapan denganya satu lawan satu.
Kuda-kuda tegak sambari mata saling menatap.
Saling menendang dan baku hantam.

Aku terjang dia menghindar..
Dia melabrak aku melompat..
Perkelahian sengit yang tak tertandingi.
Saling menerjang saling menghindar.

Kali ini lawan tangguku adalah aku.
Ntah sampak kapan pergumulan ini.
Ntahlah..
 
gambar : http://funkytridoretta.files.wordpress.com/2012/08/berlalu.jpg

Terhapus

Dulu..
aku bilang padamu...
"hapuslah !"
Kerena aku...
ada menghuni waku

Dulu...
Aku bilang...
"aku...,"
Ada...,
Menyatu bersama waktu
Bukan...,
apa...
yang terbaca

Dulu
Aku bilang...,
padamu...
Sirnakan...,
"aku"
Setitikpun...,
tak boleh ada
apalagi Tertera.
Pada lembar kisah nyata

Kini...
Dia bilang..
Hapus "aku".
Dan...
Akupun...
Sirna
 
gambar : http://remaja.suaramerdeka.com/wp-content/uploads/2012/02/34621_410615112788_569847788_4315936_5147329_n_large.jpg

Sudah



"Sudah?"
Kau tanya aku.
"Sudah?"
Kembali terdengar berharap.
"Sudah!"
Kali ini agak terdengar keras.
"Sudah?"
Kembali pelan terdengar.
"Sudah...?"
Semakin lambat suaranya
"Sudah?"
Aku jawab.
"Sudah".
 
 
 
 
gambar : https://blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEjcs3yxMr-27JiS8RoJlmhabZEkEEnyoXFTrJ13A2qeb5OUgMsxwgZ3aZNod7XqfN-1MgvYnVRaE-dn8EfgPw6Q1dDahfP93v1_hQs9bOFpWo_TqlvTnidW7IbDjmbyutfyThjoKV_SMWHg/s72-c/cerpen.jpg

Paradok



Mencintaiku tidak sesederhana yang kau bayangkan.
Butuh lebih dari sekedar kata kata rayuan.
Agar aku lebih terkesan
Cobalah kau buktikan

Mencintaiku tidak serumit yang kau pikirkan.
Bahkan lebih gampang dari sangkaan
Kamu hanya tinggal diam
Lalu akupun akan tenggelam
 
 
 
gambar : https://blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEj5OqmzYx7-eOlWIC5JNxAYs6FdaESl6JlP9ggdOkWoaoyY4Olcv8cD6ONwmULni2GELMfFpZBjvnHyVRi1Yl0kRHc8rkQ1MTItdHSIUmK5sxK6kxittOAHtU7F36U_R0Rm8EFmhja_170/s1600/a25.jpg
 
 

Saturday, 15 February 2014

Merenda


Menoreh malam baris demi baris
Lukiskan setiap sudut yang meringis
Tidak ada isak tangis
Hanya dentingan lagu yang tak percis

Aku berucap dengan rasa
Tidak selalu berbentuk kata
Kadang nafas terasa
Menyisakan debaran jantung di dada

Lalu kulukis malam dengan imaji
mewarnainya dengan puisi
Merendanya dengan hati
Berharap menjadi penemu jati diri

gambar : https://blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEhNMbcGrdZBqikQxZIeNjg2NcEeXrpPoln1XWLMvPVux9FLZM7VnOPWrFdW_N9StrwZjL8s99IMuo9g5LKIVbvwXIiBwGqabws-N7lVMTHjWeWWuJ5roRwKphMu5-cEa1-0O-mx_TeKh8Ds/s400/bintang-berjalan.jpg

Kursi Tua

Menunggu waktu makan tiba
Berkumpul menyatukan cinta
Menghirup wangi indah dari bersyukur
Duduk manis di setiap sudut
Selalu berbingkai kenangan
Berhias nostalgi
Tak pernah lelah menerawang
Masa-masa berbalut warna warni kehidupan
Walau tak selalu indah
Bahkan sering ada isak tergores di sana
Semuanya menjadi pondok hati kita bersama
Selalu ada kisah di atas kursi tua itu
Suka, duka, menjadi cerita yang tak terelakan

Gambar : hhttp://chaotic15.files.wordpress.com/2013/08/sendiri11.jpg

Monday, 10 February 2014

Ketika Aku Mengingatmu


Ketika aku mengingatmu
kubasuh kedua lenganku
kuusap seluruh wajahku
kusiramkan air di kepala dan kakiku

Ketika aku mengingatmu
aku berdiri tegak penuh hikmat
kuangkat kedua tanganku
kuucapkan ikrar setiap padaNya
kutundukan kepala ketempat terendah
kududuk dengan nikmat menghadapNya

Ketika aku mengingatmu
kuucapkan dari mulut dan hatiku
nama-nama pemilik hidup ini
kulantunkan cinta pada pembawa risalah

ketika aku mengingatmu
kutitikan air mata tanda bertaubat
atas ketakutan berbuat salah
kupanjatkan permohonan yang tak terucap...

ketika aku mengingatmu
Akupun mengingatNya.

July 19, 2010 at 1:22am

gambar :http://alamrimbaarea.files.wordpress.com/2012/12/img_6983-1.jpg

Umee

 
August 27, 2010 at 11:28pm

Teringat senyum lembutmu ketika mengangkatku ketika ku terjatuh membuat luruh segala yang tegak...
Betapa tidak, kau selalu menyapa dengan tulus, dan itu seperti titik embun yang luruh saat matahari mulai menampakan dirinya.
Teringat ketulusannmu mengingatkanku akan arti hidup yang memang harus dijalani...
dan itu membuat seluruh tubuh yang penuh luka sembuh seketika...
Umee.....
itulah artimu bagiku..
umee...
biarkan aku selalu menyebutkmu dalam setiap doa-doa sepiku
biarkan aku selalu mengingatmu dalam setiap dzikir-dzikir khidmadku
umee....

gambar : http://penulis165.esq-news.com/sites/default/files/imagecache/620x/2011/12/img/ibu-anak.jpg

Umee


bening kulihat air di sungai
deras mengalir mengikuti kemana arah membawa
sesekali serpihan daun ikut menari
bercengkrama riang dengan bebatuan yang ada
bening ku lihat air di sungai
tapi tidak di dasarmu
disana bercampur sampah, bahkan emas sekalipun
tapi kau air sungai
mampu meredam semua itu hingga tak nampak keruh riakmu
umee....
seperti itulah engkau
dalam apapun hidup yang kau jalani
susah, senang, duka, nestapa, canda ataupun tawa
tak pernah mampu merubah bening wajahmu

gambar : https://blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEg5f7SZdOAy3abbqldQGH6GGJx8EbTt1uba8gGMlJdgS3xn62HVudUILvC7UZ99ArIWQtcDvRgTQdpOpfVK7RQ7CCI1bfAtc32cKahre53EGduAktCq1FUEfzDuQwou8cHYjiXXYKuhmWYh/s1600/Puisi+Ibu.jpg

Mereka yang pergi meninggalkanmu



Mereka tak bermaksud menjauhimu
Walau lisan mereka selalu berkata itu
Mereka hanya mendekatimu
Dari sudut lain yang sering tak kau pahami

Mereka yang pergi meninggalkanmu
Dengan ucapan selamat tinggal tanda berpisah
Hanya mengikatkan diri pada mu
Dengan janji mengikat  untuk  berpisah
Dengan kata yang berbalut duka dan air mata

Mereka yang pergi meninggalkanmu
Hanya memisah dua raga yang tak kekal
Yang pandangannya terhalang mata
Yang cengkramannya terbatas tangan

Mereka yang pergi meningalkanmu
Hanya ingin berganti perekat
Raga yang tak pernah bertahan lama
Dengan jiwa yang tak perhanh hilang selamanya

Mereka yang pergi meninggalkanmu
Pergilah!!
Karena kutahu kau ingin mendekat.

(kangen nulis puisi, 13 nov 2012 untuk  Pahlawanku)

gambar : http://stat.ks.kidsklik.com/statics/files/2010/11/12906113811096830442.jpg

Saturday, 8 February 2014

Kamu tahu rasanya sendirian?



Mereka bilang sendirian itu indah, aku bilang tidak
Mereka bilang sendirian itu bebas, aku bilang tidak sama sekali
Mereka bilang sendirian itu tiada berteman, aku bilang tidak
Aku punya sepi yang setia menemani

Sendirian bagiku, perjalanan
Menelusuri, menembus relung jiwa
Mengembara ke lekuk palung rasa
Menatap keinginan pada kenyataan
Menengadah satukan jiwa dengan semesta

Sendirian itu sangat tidak indah
Jauh dari lukisan kata
Tak tersentuh bait-bait rasa
Tak terjangkau telisik jiwa

Kamu tahu rasanya sendirian?

gambar : http://tanjungpinangpos.co.id/wp-content/uploads/2013/06/wait_by_arayo-300x300.jpg

Rembulan aku menyukaimu,


Rembulan aku menyukaimu, 
bukan hanya ketika kau bersinar saja. 
Namun, 
ketika kau dibalik awanpun tetap tak mengurangi rasa sukaku, 
bahkan ketika siang sekalipun
Rembulan aku menyukaimu, 
bukan hanya ketika kau bersinar saja. 
bahkan ketika siang sekalipun

gambar : https://blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEjlQ-sWXj7xXpyKbxz8WADxUefeM34PRIuuaf63Ad-gbTZpyaeXWX5BZKGlPIWkxc04Z64Jh8nkJqg-uJrzcBs6QjEORGn0ibdodU8dQqW6X7p9f2nfUUHqC4NUX6687Xn2H4qk_BO8b47-/s1600/malam.jpg

Engkaulah burung itu,



Engkaulah burung itu,
 sayapmu terluka dan tak bisa terbang mengangkasa.

Dirimu hanya mencari ranting-ranting yang bisa kau singgahi..

Lalu ketika engkau mendekatku tak sadar kubuatkan sangkar..

Padahal bukan itu yang kau inginkan..

Engkau burung yang terluka sayapnya..

Memintaku menyembuhkannya 
bukan meminta sangkar yang walaupun terbuat dari tetesan keringat pengorbanan


gambar : https://blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEgHL0m63HFkQ0eUT31W6nZGTZU_YfTntJcr0Vcfw_7scnwvMogXSRpT-z3y_alKwN33QX5tinPfcwHEgaOeKtUHuqhnszgosY48zUwq_HPJ3r3SQyKwAuy17KAYA530le9aBjm5XXQHfPI/s1600/Picturehati.jpg

Tak Ada Yang Salah



Tidak ada yang salah dengan diriku

Hingga ketika angin berhembus tak kurasa lagi sejuknya

Tak ada yang benar-benar nyata bagiku

Ketika sinar matahari terasa tak memberikan cahayanya..

Aku tak merasakan salah pada diriku

Hingga aku tersadar tak pernah terasa lelah lagi aku berjalan..

gambar : http://kenuzi50.files.wordpress.com/2011/05/wpid-12129-menunggu.jpg?w=645

Katakanlah


Jika malam ini perasaan kasih itu begitu mendesak dihatimu.

Kenapa kau biarkan keangkuhan menguasainya.

Apakah dengan itu kau merasa nyaman dengan bertopeng kepura-puraan.

Di depanmu ada kunci,
Segera buka hatimu, 
Bangkit dan berdiri 
lalu 
Tatap malam yang mungkin tanpa bintang. 

Bisikan pada angin
Serukan pada pekatnya
Satukan pada sinarnya
Luluhkan pada kelamnya

Jika malam ini kau rasakan
Katakanlah!

gambar :https://blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEiz5a34Y2MBak8ZH6k556G2vAR15XIfNi07O-Ww78aQqKwgPpFVYEm14Dn_QdWDlOGz9i5SFqtUTYnoOo5XVscxNpo35p0qL2CVO9XV9h1yM-ldYwWlssbkemH2AFy9WFko7bCyfGE7RBQ/s1600/bintang-malam1.png
Aku hanya ingin bilang, 
bila jarak ini kian renggang 
bisakah kau tetap sisakan ruang.. 
Karena aku mulai ingin dikenang. 
Serupa awan membuai langit, 
tak ada lekang.

Matamu adalah hatimu..





Melihatmu, Menghentikan waktu.
Menatapmu, Luruhkan aku..
kadang ingin ku toreh sang waktu
Ingin ku hardik sang masa
Agar dia berlari kebelakang.
Beranjak dari awal..

gambar : http://pakarcinta.com/blog/wp-content/uploads/2012/03/ukhti.jpg

Pada satu janji hati.

Setiap hari aku menanti,
Pagi menjelang tak terlewatkan
Pergantian hari tak kupungkiri
Siang aku melukis,
Petang kurangkai puisi
Hingga rangkaian doa di kala malam..
Kau memang layak dinanti
Karena hati tak akan teringkari.
Kau mungkin tak termiliki
Tapi
Teryakini
Pada satu janji hati.

http://yessigreena.files.wordpress.com/2011/02/seperti-janji-kita-coverdepanrevisi22februari2011-2.jpg

Kamu mau kemana?



Sedari tadi aku hanya bisa tersenyum,
walau tampak guratan kecewa disenyumku.
Rintik-rintik air yang menetes di atas genting
 masih tetap menyisakan lembabnya bekunya siang ini.
Enkau kemudian menengok, lalu menatapku.
Seperti biasa tatapan tanpa warna,
kosong namun tetap mempesona.
Setidaknya itu yang selalu kunikmati dari tatapanmu.
 "Kamu mau kemana?" tanyaku.
Dia malah tersenyum walau tetap dengan senyum hampa.
 "Kamu mau kemana?" Kembali aku bertanya.
Kali ini dia tidak menatap,
dia hanya melangkahkan kakinya yang jenjang menyusuri sisa-sisa air yang tergenang di jalan.
 "Kamu mau kemana?" Agak teriak aku bertanya.
Langkah gontai itu tidak bergeming melangkah hingga tak terlihat lagi.

gambar : https://blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEgijrb1TN9yrYPX4F1osLhJLTyXZcOQnYt7MKcsWAyZRZQGIaDQC5HRCSrVwk_7zYMSPa1Z9eMDnp4WA_zUPAnyx-ybbDw-yUJii_jY1_TeCQnyWv_wx0dDgvt5h5KupdewQdKFakNA9V7P/s200/6981-hujan.jpg

Wednesday, 5 February 2014

Kalau Boleh.


kalau boleh aku bermohon...
jangan biarkan aku memohon..
karena aku takut sekali memohon..
karena permohonanku tak layak dimohonkan..
 
kalau boleh aku meminta...
jangan biarkan aku meminta..
karena aku takut meminta
karena permintaanku tak layak kumintakan..
 
kalau boleh aku berharap
jangan biarkan aku memiliki harapan.
karena aku takut harapanku
tak layak untuk jadi pengharapan..
 
kalau boleh aku memohon.
kalau boleh aku meminta
kalau boleh aku berharap..
kalau boleh ..............
permohonanku,.. permintaanku.. pengharapanku..
layak jadi  permohonan, permintaan, dan pengharapan...

Jun 9, 2011
gambar :http://almanar.co.id/wp-content/uploads/2013/01/doa-memohon-cinta-Allah.jpg

Aku dan Tuhanku.


Aku berbisik, Engkau selalu mendengar
Aku berteiak, Engkau tak pernah menutup telinga
Aku mendekat, Engkau mendekap
Aku menjauh, Engkau tak pernah melepaskan
Aku meminta, Engkau selalu memberi
Aku tak memberi, Engkau selalu Pemurah
Aku diam, Engkau selalu menyapa
Aku bertanya, Engkau selalu menjelaskan
Aku bahagia, Engkau selalu tersenyum
Aku menderita, Engkau selalu mengingatkan
Jul 14, 2010


gambar :https://blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEgFvfnoMoAMlsUCMls_6tTXiZ7waOCi9zPvOyVEUhl1aR5TdNodgBXbB8p_2FxDzPv9U8xKma1HeTycYU3jmOZKnX4-GmH9lXMfVx7VrO-jMV54eKLgIif1H63AEFihRzpTnwdKBTOx1mQ/s1600/cinta-Allah1.jpg

Sunday, 2 February 2014

Padang Rindu



 
Berbulir air tersenyum merekah
Menyantap hidangan mentari
Biasnya berbentuk indah
Paduan warna tak terperi

Kubuka lembaran baru
Kusisipkan satu demi satu disini
Terangkai cerita haru biru
Walau tak wangi namun seperti melati

Di sini di padang rindu kutunggu
Desiran angin berbisik merdu
Mengahalau rasa yang sendu
Karena kamu aku menunggu

Dipadang rindu
Aku
Kamu
Menyatu 

gambar : https://blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEg9N634TSHwpoJV_F6B9KwvIkA3M9FrKgQjC97OyCcDGhfJCKwWxzQwqkoLwpQ-igd1dsRLfMx4dCgTN_fg8qvOFrUeQfly7hKEFnCzVS0ZiyoDCerQ_1j-r_ZJBmeeA7wawQzMxbP9oMY/s1600/735025_10151464365579787_1341597324_n.jpg

WALAU ADA AKU



Ternyata kamu tetap seperti itu
Bicaramu lurus tak beraturan
Bahkan untuk mengeja benarpun salah
Lalu haruskah kutunjukan lagi huruf-huruf dan angka-angka
Agar kau tak salah menggeja dan menghitung hari
Kamu memang ingin seperti itu
Mengalah pada nasib yang memenjarakanmu
Tenggelam dalam tirani yang sepi
Lalu kau berpura-pura mati
Lalu kembali bangkit
Untuk melakukannya lagi
Memang  itu yang kau katakan
Bahwa nasib adalah milikmu
Dalam kesendirian tak berteman lagi
Walau ada aku.

gambar : https://blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEj18SfP_AVTroL7gWH-DIPrzbwd-tnA5WRfcMagM-0k9rMkFBpFX6Z_T8svPk4ZeNGpEk8uWpT_Q6ccybbUBRu6N-sccejIQ_gjBg3RHKaM4I1n4vuR2qcjQwXGafjUU-g_INUCh1YF9w/s1600/move+on.jpg