Engkaulah burung itu,
sayapmu terluka dan tak bisa terbang mengangkasa.
Dirimu hanya mencari ranting-ranting yang bisa kau singgahi..
Lalu ketika engkau mendekatku tak sadar kubuatkan sangkar..
Padahal bukan itu yang kau inginkan..
Engkau burung yang terluka sayapnya..
Memintaku menyembuhkannya
Dirimu hanya mencari ranting-ranting yang bisa kau singgahi..
Lalu ketika engkau mendekatku tak sadar kubuatkan sangkar..
Padahal bukan itu yang kau inginkan..
Engkau burung yang terluka sayapnya..
Memintaku menyembuhkannya
bukan meminta sangkar yang walaupun terbuat dari tetesan keringat pengorbanan
gambar : https://blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEgHL0m63HFkQ0eUT31W6nZGTZU_YfTntJcr0Vcfw_7scnwvMogXSRpT-z3y_alKwN33QX5tinPfcwHEgaOeKtUHuqhnszgosY48zUwq_HPJ3r3SQyKwAuy17KAYA530le9aBjm5XXQHfPI/s1600/Picturehati.jpg

No comments:
Post a Comment