gambar : https://blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEjUvL4HoSF-OtgEZh_b0QwKc7lEK5tKc3JctnetNzcSIaVENdLpulMcIr1s64M-Z96O4Sw3trK2bfIRSxZ_GdLrNfX_0z-xAphyo1Hlz2QA-4NaNZ5ejJRnkZKJhaUx_oaULFvVy7xzqe15/s1600/cahaya1.jpg
Wednesday, 26 February 2014
Itu karena
Suatu hari sahabatku bertanya, “kenapa kamu
tidak resah dengan kenyataan seperti yang terjadi sekarang?”. Aku jawab
“aku hanya punya satu pemikiran dalam hidup untuk hal itu, aku berniat
baik, dan jika kenyataan juga berniat baik pasti aka nada
titik temunya, namun jika ada ketidak singkronan dalam niat dan
perbuatan tentang kebaikan, lebih baik tidak usah ada saling terkait
antara aku dan kenyataan. Karena pasti selalu ada kebaikan bagi mereka
yang mau melihat sisi baiknya.
Subscribe to:
Post Comments (Atom)

No comments:
Post a Comment